Tuesday, February 19, 2013

apakah yag di maksud deflasi? dimanakah biasa terjadi? jelaskan1?

Q. tolong bantu saya untuk mengerjakan tugas..........

A. Dalam ekonomi, deflasi adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi adalah kebalikan dari inflasi. Bila inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar. Salah satu cara menanggulangi deflasi adalah dengan menaikkan tingkat suku bunga.

apa yang dimaksud deflasi?
Q.

A. Apakah Inflasi dan Deflasi itu?
Untuk mengerti apa itu inflasi, pertama kita harus mengidentifikasikan arti dari kata inflasi tersebut. Menurut kamus Ekonomi definisi dari inflasi adalah: Kenaikan harga dari sekeranjang barang atau jasa yan menggambarkan perekonomian secara keseluruhan.

Definisi yang sama dari inflasi tersebut didefinisikan oleh ekonom Parkin dan bade: menurut mereka inflasi adalah pergerakan kearah atas dari tingkatan harga. Ini berlawanan dengan deflasi, pergerakan menurun dari tingkatan harga. Batasan anatar a inflasi dan deflasi adalah stabilitas harga. Secara mendasar ini berhubungan dengan harga, hal ini bisa juga disebut dengan berapa banyaknya uang (rupiah) untuk memperoleh barang tersebut.

Untuk mengetahui bagaimana sampai ini terjadi, kita mengambil contoh 2 komoditas: Buah jeruk dipetik dari pohonnya, dan uang dicetak oleh pemerintah, dalam tahun yang sama terjadi musim panas dan kelangkaan terhadap buah jeruk tersebut, kita akan melihat bahwa harga jeruk ini akan naik, karena dengan jumlah uang yang sama sedangkan jumlah buah jeruk yang terbatas, sebaliknya apabila terjadi kelebihan stok dari buah jeruk harga jeruk akan turun, tujuannya adalah supaya persediaan jeruk tersebut cepat untuk habis.

Contoh diatas adalah skenario dari inflasi dan deflasi yang dalam dunia nyata inflasi dan deflasi berubah dalam rata-rata harga dari barang atau jasa dan hal ini terjadi bukan hanya sekali.

Kita juga dapat mengalami inflasi dan deflasi dengan perubahan dalam jumlah uang dalam sistem peredarannya. Jika pemerintah memutuskan untuk mencetak uang dalam jumlah yang besar dengan jumlah barang yang terbatas maka orang cendrung akan konsumtif sehingga dapat menyebabkan inflasi. Inflasi dapat disebabkan oleh kombinasi dari empat faktor:
1. Persediaan Uang yang bertambah The supply of money goes up.
2. Supply dari barang yang berkurang
3. Permintaan terhadap uang tersebut menurun
4. Permintaan untuk barang â barang lain naik.

jelaskan pengertian, jenis,dampak,cara penanggulangan dari deflasi!?
Q. apa pengertian dari deflasi?
apa saja jenis2 deflasi?jelaskan
bagaimana dampak dari deflasi?jelaskan
bagaimana cara penanggulangan deflasi?jelaskan

A. Dalam ekonomi, deflasi (bahasa Inggris deflation) adalah suatu periode dimana harga-harga secara umum jatuh dan nilai uang bertambah. Deflasi adalah kebalikan dari inflasi. Bila inflasi terjadi akibat banyaknya jumlah uang yang beredar di masyarakat, maka deflasi terjadi karena kurangnya jumlah uang yang beredar, dimana cara menanggulanginya adalah dengan cara menurunkan tingkat suku bunga.




Powered by Yahoo! Answers

Minta tolong? (sory ya masih tentang global warming)?

Q. Mengapa pengetahuan masyarakat terhadap global warming rendah?
Tolong dijawab...

A. ekonomi kale....

aku bingung.. ada yg bisa kasih saran ??? kalau di suruh milih, pilih akuntansi atau ekonomi syariah ?
Q.

A. EKONOMI SYARIAH.

apakah sistem ekonomi yang di anut oleh suatu negara/menemukan keberhasilan pembangun ekonomi dinegara tersebu?
Q.

A. ekonomi liberal




Powered by Yahoo! Answers

Monday, February 18, 2013

Pertanyaan mengenai saham, apakah di bursa efek kita bebas membeli saham? mungkinkah pemilik saham ?

Q. apakah mungkin pemegang saham lama tak mau menjual sahamnya lagi?

A. Bebas. Namanya juga bursa saham, kita bebas bertransaksi saham asalkan kita sudah terdaftar di perusahaan sekuritas anggota bursa.

Pemilik saham bisa juga membeli saham di bursa, asalkan transaksi tersebut bebas dari insider trading. Tapi kalo Emiten (perusahaan yang sahamnya diperdagangkan di bursa) ingin membeli kembali sahamnya dari bursa, harus izin dulu ke Bapepam.

Pemegang saham bebas aja memutuskan untuk menaham sahamnya (tak mau menjual). Kalo dia melihat prospek perusahaannya sangat bagus, dia tak mau jual.

yang tau tentang bursa saham ?
Q. apa sih bursa saham ???
simtem kerjanya gimana sih ???
dapat pengahasilan nya cepet pa gag ???
gimana cara nya memainkan bursa saham ???
cara mendaftarnya gimana seh ???

A. 1. Bursa saham merupakan tempat transaksi jual beli saham.
2. sistem kerjanya: pemilik modal yang ingin bertransaksi diwakili oleh broker yang mereka percayai.
3. Tergantung saham jenis apa yang anda miliki, secara pendapatan saham terbagi menjadi 2, yaitu saham pertumbuhan (growth stock) & saham pendapatan (income stock). Biasanya sham pertumbuhan lebih cepat menghasilkan uang dibanding income stock tapi dengan resiko yang lebih besar pula. Rata2 bisnis non real seperti saham lebih cepat menghasilkan uang dibandingkan bisnis real.
4. Ya anda menuju ke broker2 terdekat (udh kayk dokter aja), Jika sudah menanamkn modal anda tinggal liat2 pergerakan saham anda, liat2 berita, liat2 chart dll
5. Gampang yang penting punya uang, trus datangin aja broker terpercaya

semoga membantu anda

bagaimana cara memulai bisnis di bidang saham?
Q.

A. Pertanyaan anda rancu. Apakah anda ingin berinvestasi di bursa saham? Atau anda ingin terjun ke sisi bisnis dair bursa saham?

Keduanya berbeda, baik dari segi konsep maupun penerapan.

Jika anda hanya ingin berinvestasi di bursa saham, maka beberapa jawaban teman-teman diatas sudah cukup baik dan memadai.

Namun jika anda ingin terjun ke sisi bisnis di bidang bursa saham, berarti status anda adalah sebagai penyedia jasa (bukan investor di bursa saham).

Ada banyak sisi bisnis untuk menjadi penyedia jasa di bidang saham, misalnya: Perantara Pedagang Efek (baca: Pialang Saham), Penyedia market news/info/rumor bagi para investor, Agen Penjual Reksadana, dll.

Jadi, mana yang sebenarnya anda tanyakan? Ingin berinvestasi di bursa saham? Atau menjalankan bisnis sebagai penyedia jasa di bidang saham?




Powered by Yahoo! Answers

keluar duit no - dapat duit yes?

Q. Duitlah Jawabannya Karena Duit Segala-galanya Di Dunia Ini...

A. Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak Inflasi ekonomi = Duit banyak

aplikasi model......?
Q. Aq dapat

A. ok deh!!
inflasi kah?

kajilah inflasi dan deflasi dari segala segi!(pengertian,jenis,dampak,cara penanggulangan,dll)?
Q.

A. Hai sArAs ....
Salam hangat, Semoga bermanfaat

INFLASI
1. Pengertian
Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga.

2.Jenis
Inflasi dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%â30% setahun; berat antara 30%â100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100%

3.Dampak
a. Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

b. Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

c. Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

4. Penyebab
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.

Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.

Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.

5. Penggolongan
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :

1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
4. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

6. Penanggulangan
peran bank sentral sangat berpengaruh
Peran bank sentral

Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.

DEFLESI

1. Pengertian
Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

Ket :

M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat

V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.

P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.

T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

2.Penyebab
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada empat buah penyebab Deflasi :

1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat.

2. Meningkatnya Persediaan Barang

3. Menurunnya permintaan akan barang.

4. Naiknya permintaan akan uang

3. Dampak
Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.

Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).

Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.

Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.

Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

4. Penanggulangan
Cara mengatasi Deflasi

Deflasi dapat diibaratkan jatuh sakitnya seseorang karena jarang berolah raga. Apabila seseorang pada dasarnya memiliki kaki normal namun malas menggunakannya, maka ini akan mengakibatkan menyusutnya otot-otot kaki yang jarang digunakan tersebut. Dalam jangka waktu lebih lama orang tersebut akan tidak dapat berjalan sama sekali berhubung otot sudah terlalu lemah untuk digunakan. Apabila keadaan ini justru didiamkan, bukan tidak mungkin akan mengalami kelumpuhan selamanya.

Hal ini parallel dengan deflasi. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melatih kembali otot-otot yang sudah lama tidak digunakan. Meski memakan waktu lama, hal ini adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan kekuatan otot yang melemah. Dengan kata lain untuk mencegah deflasi menjadi krisis ekonomi besar, pemerintah dan semua pihak yang terkait harus bersepakat untuk memulai kembali kegiatan ekonomi yang sempat terhenti karena salah urus tersebut. Tentu saja ini membutuhkan waktu yang tidak sedikir. Lazim dikatakan oleh para analis eknonomi bahwa deflasi merupakan kondisi krisis moneter yang sebenarnya tidak memiliki obat yang efektif. Apabila pada inflasi Bank Sentral dapat menaikkan suku bunga untuk menahannya, menurunkan suku bunga bahkan hingga nol persen bukanlah jalan keluar bagi deflasi. Pasalnya ini akan membuat pemasukan pemerintah menjadi nol juga atau bahkan negative. Belum lagi hal ini akan memicu aksi spekulan luar negeri yang dapat menjalankan Carry Trade sehingga nilai uang justru menjadi jatuh. Akibatnya, biaya impor menjadi terbebani sementara ekspor tidak menunjukkan kenaikan signifikan berhubung melemahnya mata uang disebabkan oleh aksi spekulan semata-mata.

Cara yang paling lazim digunakan adalah memberikan stimulus ekonomi berupa bantuan likuiditas ke sektor bisnis. Dengan demikian diharapkan kegiatan ekonomi kembali berputar. Pemerintah juga dapat memotong pajak dan meningkatkan belanjanya sendiri untuk menggairahkan perekonomian. Dari sisi Bank Sentral, pemerintah juga dapat meningkatkan peredaran uang di masyarakat dengan membeli surat hutang sektor swasta dan menukarkannya dengan uang tunai. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan memotong suku bunga. Namun seperti dijelaskan di atas, memotong suku bunga bukanlah jalan keluar yang sesungguhnya tetapi hanya sekedar pengobatan sementara untuk menggairahkan ekonomi dan mengharapkan harga bergerak naik dengan sendirinya.




Powered by Yahoo! Answers

Mengenai kebijakan pemerintah!?

Q. semua pasti udah pada tau kan tentang adanya kebijakan pemerintah mengenai pasar bebas?
nah semua juga pasti tau sejauh mana sih kemampuan kita (indonesia) buat turut bersaing dalam perdagangan bebas, apa sih yang bisa kita andalkan selain hasil bumi. dan menurut data kamar dagang indonesia akan terjadi pailit sebagian besar perusahan di indonesia, terutama yang kalah bersaing dengan produk luar negeri yang masuk. dan artinya apa? bertambahnya jumlah pengangguran di indonesia.

intinya :
apakah pemerintah dengan sengaja "menjerumuskan" rakyat indonesia?,
atau pemerintah memang tidak mempunyai pilihan lain dalam rangka ikut berpartisipasi dalam politik luar negeri?

apa yang harus kita lakukan sebagai rakyat? toh demo sampe suara putus juga nggak bakal mengubah apapun...

A. Sebelum adanya ...>> perjanjian perdagangan bebas dengan Cina saja, kita sudah mendapatkan hampir segala lini produk yang dipergunakan di rumah dan perkantoran bertuliskan Made in China. Bahkan tidak sedikit produk dari negara maju yang masuk ke Indonesia pun mengikutsertakan produk Cina sebagai perlengkapannya. Seorang ekonom yang juga pejabat menteri ekonomi di Kabinet Pemerintahan sekarang mengomentari bahwa dengan dimulainya perdagangan bebas Indonesia-Cina, serbuan produk Cina ke Indonesia akan âseperti air bahâ.

Karena itu, pemberlakuan pasar bebas ASEAN-Cina sudah pasti menimbulkan dampak sangat negatif. yaitu :
Pertama: serbuan produk asing terutama dari Cina dapat mengakibatkan kehancuran sektor-sektor ekonomi yang diserbu. Padahal sebelum tahun 2009 saja Indonesia telah mengalami proses deindustrialisasi (penurunan industri).
Kedua: pasar dalam negeri yang diserbu produk asing dengan kualitas dan harga yang sangat bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usaha dari produsen di berbagai sektor ekonomi menjadi importir atau pedagang saja.
Gejala inilah yang mulai tampak sejak awal tahun 2010. Misal, para pedagang jamu sangat senang dengan membanjirnya produk jamu Cina secara legal yang harganya murah dan dianggap lebih manjur dibandingkan dengan jamu lokal. Akibatnya, produsen jamu lokal terancam gulung tikar.
Ketiga: karakter perekomian dalam negeri akan semakin tidak mandiri dan lemah. Segalanya bergantung pada asing. Bahkan produk "tetek bengek" seperti jarum saja harus diimpor. Jika banyak sektor ekonomi bergantung pada impor, sedangkan sektor-sektor vital ekonomi dalam negeri juga sudah dirambah dan dikuasai asing, maka apalagi yang bisa diharapkan dari kekuatan ekonomi Indonesia?
Keempat: jika di dalam negeri saja kalah bersaing, bagaimana mungkin produk-produk Indonesia memiliki kemampuan hebat bersaing di pasar ASEAN dan Cina? Data menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ekspor non-migas Indonesia ke Cina sejak 2004 hingga 2008 hanya 24,95%, sedangkan tren pertumbuhan ekspor Cina ke Indonesia mencapai 35,09%. Kalaupun ekspor Indonesia bisa digenjot, yang sangat mungkin berkembang adalah ekspor bahan mentah, bukannya hasil olahan yang memiliki nilai tambah seperti ekspor hasil industri. Pola ini malah sangat digemari oleh Cina yang memang sedang "haus" bahan mentah dan sumber energi untuk menggerakkan ekonominya.
Kelima: peranan produksi terutama sektor industri manufaktur dan IKM dalam pasar nasional akan terpangkas dan digantikan impor. Dampaknya, ketersediaan lapangan kerja semakin menurun. Padahal setiap tahun angkatan kerja baru bertambah lebih dari 2 juta orang, sementara pada periode Agustus 2009 saja jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8,96 juta orang.

Walhasil, perdagangan bebas yang dijalani Pemerintah hakikatnya adalah âbunuh diriâ secara ekonomi.

geografi 3 smp,tentang komite asean?
Q. komite asean di bidang ekonomi & non-ekonomi..
mohon dibantu ya..

A. D. Komite-komite ASEAN
Komite-komite ASEAN dikelompokkan menjadi
dua bidang, yaitu bidang ekonomi dan bidang nonekonomi.
Ada lima komite yang berkedudukan tetap
di negara-negara ASEAN penandatangan Deklarasi
Bangkok. Komite-komite ini berada di bawah koordinasi
para menteri ekonomi. Kelima komite tersebut
adalah sebagai berikut.
ô Komite Perdagangan dan Pariwisata (Committee
on Trade and Tourism atau COTT). Komite ini berkedudukan
di Singapura.
ô Komite Industri Pertambangan dan Energi (Committee
on Industry Mineral and Energy atau COIME)
yang berkedudukan di Filipina.
ô Komite Keuangan dan Perbankan (Committee in
Finance and Bank atau COFAB) yang berkedudukan
di Thailand.
ô Komite Pangan, Pertanian, dan Kehutanan (Committee
on Food, Agriculture and Foresty atau COFAF)
yang berkedudukan di Indonesia.
ô Komite Transportasi dan Komunikasi (Committee
on Transportation and Communication atau
COTAC) yang berkedudukan di Malaysia.
Sementara itu komite yang menangani bidang
nonekonomi dikelompokkan menjadi tiga komite.
Tempat kedudukan ketiga komite ini berpindah setiap
tiga tahun. Komite-komite tersebut meliputi:
ô Komite Kebudayaan dan Penerangan (Commitee
on Culture and Information atau COCI);
ô Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Commitee
in Science and Technology atau COST); dan
ô Komite Pembangunan Sosial (Commitee on Social
Development atau COSD).

yang udah punya hak pilih tar pilpres pilih sapa neehh?
Q. jangan buang2 suara kita secara ga jelas.... inget 5 tahun lohhh.mudah kita milihnya tapi kalo dah ga berpihak ma rakyat nuruninnya ga gampang lohhh

A. askum...
klo aku sih masih nunggu sapa aja pasangan yg bakal bertarung ntar..misal :

1. SBY-(wapres bisa : hidayat nurwahid/dari PAN/PKB/Internal Demokrat)
Ni mungkin yg lagi berkuasa sekarang..aspek ekonomi sbnrnya lumayan dg fokus bayar utang dulu sehingga beberapa aspek pembangunan terutama peningkatan kesejahteraan rakyatnya "agak" terabaikan. Namun andai memang bersanding dg kader dr PKS, sepertinya PKS jg akan ngincar menteri ekonomi sih karena pada beberapa kampanye PKS ada terlontar mslh ekonomi kerakyatan--semoga-- yang kurang tgl mslh kedaulatan negara nih..terutama TNI-POLRI yg selalu kesulitan dana sehingga banyak deh kasus2 dalam maupun dg pihak luar yg bikin bangsa kita jadi "melempem"
2. Mega-JK/Prabowo/Wiranto/Sultan
Dulu Mega lemah sekali dalm banyak hal baik itu ekonomi maupun politik dan keamanan, namun jika besanding dg Prabowo,mgkn kelemahan ini bakal terakomodasi oleh figur Prabowo yg dari iklan-2 manisnya di TV bnyak menekankan pengembangan/perkembangn ekonomi kaum petani dan nelayan, tapi beda misal dg Wiranto yg belum sama sekali terlihat/terekspos visi misinya terkait capres/cawapres(atau aku aj yg lum tau.hehehe), bagaimana dg JK?
jika berpasangan dg JK, agaknya hanya di sisi ekonomi Mega akan tertutupi kelemahannya..tp maslah politik keamanan..hmm mgkn tetap aj sih. Sultan?wah susah juga..hbs Sultan lebih banyak sbg "pandito ratu" sih..jd track record dlm bidang kenegaraan blum banyak publik ketahui walo jd Gubernur DIY.
3. Calon lain?yah gabung-2in ajalah...hahahha
wss




Powered by Yahoo! Answers

Hallo sya mau tnya fakultas apa aja yg ad kelas ekstens'ny?? truz pndaftaran untk taun ni kpan?

Q.

A. Fakultas hukum
Fakultas ekonomi

Jurusan yang mempelajari bursa efek, saham, dsb itu jurusan apa ya?
Q.

A. jurusan manajemen fakultas ekonomi..........

sangat hoby bisnis sebaiknya ambil di fakultas apa ya?
Q.

A. fakultas ekonomi jurusan manajemen / manajemen pemasaran.




Powered by Yahoo! Answers

Sunday, February 17, 2013

Siapa yang perlu dikritisi terhadap perimbangan kenaikan tarif barang dengan tarif sumber keuangan pemerintah?

Q. Tarif barang dari masyarakat.
Tarif perusahaan pemerintah untuk sumber keuangan pemerintah.
Perhitungan sederhana adalah kenaikan tarif perusahaan pemerintah TDL 18% berbanding kenaikan barang-barang penjualan masyarakat yang naik mencapai 100%.
Pemerintah daerah diberi kewenangan menentukan dan mengatur keuangan daerahnya berdasarkan aspirasi dari masyarakatnya (azas desentralisasi, azas dekosentrasi, azas pembantuan).

A. Menteri Ekonomi dan Bank Indonesia

Mengenai kebijakan pemerintah!?
Q. semua pasti udah pada tau kan tentang adanya kebijakan pemerintah mengenai pasar bebas?
nah semua juga pasti tau sejauh mana sih kemampuan kita (indonesia) buat turut bersaing dalam perdagangan bebas, apa sih yang bisa kita andalkan selain hasil bumi. dan menurut data kamar dagang indonesia akan terjadi pailit sebagian besar perusahan di indonesia, terutama yang kalah bersaing dengan produk luar negeri yang masuk. dan artinya apa? bertambahnya jumlah pengangguran di indonesia.

intinya :
apakah pemerintah dengan sengaja "menjerumuskan" rakyat indonesia?,
atau pemerintah memang tidak mempunyai pilihan lain dalam rangka ikut berpartisipasi dalam politik luar negeri?

apa yang harus kita lakukan sebagai rakyat? toh demo sampe suara putus juga nggak bakal mengubah apapun...

A. Sebelum adanya ...>> perjanjian perdagangan bebas dengan Cina saja, kita sudah mendapatkan hampir segala lini produk yang dipergunakan di rumah dan perkantoran bertuliskan Made in China. Bahkan tidak sedikit produk dari negara maju yang masuk ke Indonesia pun mengikutsertakan produk Cina sebagai perlengkapannya. Seorang ekonom yang juga pejabat menteri ekonomi di Kabinet Pemerintahan sekarang mengomentari bahwa dengan dimulainya perdagangan bebas Indonesia-Cina, serbuan produk Cina ke Indonesia akan âseperti air bahâ.

Karena itu, pemberlakuan pasar bebas ASEAN-Cina sudah pasti menimbulkan dampak sangat negatif. yaitu :
Pertama: serbuan produk asing terutama dari Cina dapat mengakibatkan kehancuran sektor-sektor ekonomi yang diserbu. Padahal sebelum tahun 2009 saja Indonesia telah mengalami proses deindustrialisasi (penurunan industri).
Kedua: pasar dalam negeri yang diserbu produk asing dengan kualitas dan harga yang sangat bersaing akan mendorong pengusaha dalam negeri berpindah usaha dari produsen di berbagai sektor ekonomi menjadi importir atau pedagang saja.
Gejala inilah yang mulai tampak sejak awal tahun 2010. Misal, para pedagang jamu sangat senang dengan membanjirnya produk jamu Cina secara legal yang harganya murah dan dianggap lebih manjur dibandingkan dengan jamu lokal. Akibatnya, produsen jamu lokal terancam gulung tikar.
Ketiga: karakter perekomian dalam negeri akan semakin tidak mandiri dan lemah. Segalanya bergantung pada asing. Bahkan produk "tetek bengek" seperti jarum saja harus diimpor. Jika banyak sektor ekonomi bergantung pada impor, sedangkan sektor-sektor vital ekonomi dalam negeri juga sudah dirambah dan dikuasai asing, maka apalagi yang bisa diharapkan dari kekuatan ekonomi Indonesia?
Keempat: jika di dalam negeri saja kalah bersaing, bagaimana mungkin produk-produk Indonesia memiliki kemampuan hebat bersaing di pasar ASEAN dan Cina? Data menunjukkan bahwa tren pertumbuhan ekspor non-migas Indonesia ke Cina sejak 2004 hingga 2008 hanya 24,95%, sedangkan tren pertumbuhan ekspor Cina ke Indonesia mencapai 35,09%. Kalaupun ekspor Indonesia bisa digenjot, yang sangat mungkin berkembang adalah ekspor bahan mentah, bukannya hasil olahan yang memiliki nilai tambah seperti ekspor hasil industri. Pola ini malah sangat digemari oleh Cina yang memang sedang "haus" bahan mentah dan sumber energi untuk menggerakkan ekonominya.
Kelima: peranan produksi terutama sektor industri manufaktur dan IKM dalam pasar nasional akan terpangkas dan digantikan impor. Dampaknya, ketersediaan lapangan kerja semakin menurun. Padahal setiap tahun angkatan kerja baru bertambah lebih dari 2 juta orang, sementara pada periode Agustus 2009 saja jumlah pengangguran terbuka di Indonesia mencapai 8,96 juta orang.

Walhasil, perdagangan bebas yang dijalani Pemerintah hakikatnya adalah âbunuh diriâ secara ekonomi.

geografi 3 smp,tentang komite asean?
Q. komite asean di bidang ekonomi & non-ekonomi..
mohon dibantu ya..

A. D. Komite-komite ASEAN
Komite-komite ASEAN dikelompokkan menjadi
dua bidang, yaitu bidang ekonomi dan bidang nonekonomi.
Ada lima komite yang berkedudukan tetap
di negara-negara ASEAN penandatangan Deklarasi
Bangkok. Komite-komite ini berada di bawah koordinasi
para menteri ekonomi. Kelima komite tersebut
adalah sebagai berikut.
ô Komite Perdagangan dan Pariwisata (Committee
on Trade and Tourism atau COTT). Komite ini berkedudukan
di Singapura.
ô Komite Industri Pertambangan dan Energi (Committee
on Industry Mineral and Energy atau COIME)
yang berkedudukan di Filipina.
ô Komite Keuangan dan Perbankan (Committee in
Finance and Bank atau COFAB) yang berkedudukan
di Thailand.
ô Komite Pangan, Pertanian, dan Kehutanan (Committee
on Food, Agriculture and Foresty atau COFAF)
yang berkedudukan di Indonesia.
ô Komite Transportasi dan Komunikasi (Committee
on Transportation and Communication atau
COTAC) yang berkedudukan di Malaysia.
Sementara itu komite yang menangani bidang
nonekonomi dikelompokkan menjadi tiga komite.
Tempat kedudukan ketiga komite ini berpindah setiap
tiga tahun. Komite-komite tersebut meliputi:
ô Komite Kebudayaan dan Penerangan (Commitee
on Culture and Information atau COCI);
ô Komite Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Commitee
in Science and Technology atau COST); dan
ô Komite Pembangunan Sosial (Commitee on Social
Development atau COSD).




Powered by Yahoo! Answers