Monday, May 20, 2013

apa faktor-faktor penyebab deflasi?

Q. hal apa saja yang memengaruhi terjadinya deflasi?jelaskan dampak-dampak deflasi secara rinci?sumber-sumber deflasi dari mana?pengertian deflasi secara rinci?

A. "Deflasi Atau Disinflation (kebalikan dari inflasi) adalah kondisi dimana harga-harga secara umum jatuh sedangkan nilai uang bertambah.Terjadinya deflasi karena kurangnya jumlah uang yang beredar. bisa disebabkan oleh tingginya tingkat suku bunga, sehingga orang lebih senang untuk menabung atau mendepositokan uangnya, untuk menanggulangi deflasi dapat dilakukan dengan menurunkan tingkat suku bunga.
Dampak deflasi antara lain adalah :
- dapat menekan tingkat pendapatan yang selanjutnya dapat menyeret ke resesi global,(resesi dunia)
- menyebabkan para pengusaha kesulitan membayar utangnya (kredit macet)
- perusahaan-perusahaan akan cenderung melakukan penghematan, antara lain dengan pemutusan hubungan kerja karyawannya (lay-off)
sehingga meningkatkan jumlah pengangguran.
Hal-hal yang mempengaruhi antara lain :
-Apresiasi thd mata uang yg memacu tingginya biaya hidup dan ongkos produksi, sehingga harga barang dan jasa kehilangan daya saing
- Relokasi industri secara besar2 an yg memacu tingginya tingkat pengangguran
- Tingkat kepercayaan thd perekonomian merosot yg ditandai dgn jatuhnya nilai saham

apa itu devlasi? please help me...?
Q.

A. deflasi adalah kondisi dimana jumlah uang beredar lebih sedikit dari jumlah barang/jasa yang beredar. hal ini akan mengakibatkan Purchase Power Of Parity uang naik sehingga harga barang/jasa cenderung turun.

pada kurva IS/LM dapat digambarkan bahwa permintaan aggregat lebih rendah dari penawaran aggregat. hal ini sangat berbahaya dan menyebabkan kegiatan ekonomi melemah. kenapa? karena perusahaan2 yang menyediakan barang dan jasa harus mendapatkan modal dengan cost-of-capital yang tinggi sementara keuntungan yang didapat menjadi kecil karena barang dan jasanya dinilai rendah (asumsi ekonomi makro). Kejadian Kompleks yang terjadi adalah terjadinya peristiwa The Great Depression pada tahun 1930.

Deflasi -> Angka Pengangguran naik -> Inflasi -> resesi

Hal ini pernah terjadi di negera:
1. Inggris tahun 1921
2. Amerika tahun 1836
3. Hongkong tahun1997
4. Jepang tahun 1990 s.d. sekarang
5. Irlandia tahun 2009

untuk menghadapi deflasi biasanya ada beberapa cara yaitu:
1. Kebijakan dalam negeri pemerintah
a. Kebijakan Fiskal Ekspansif. meningkatakan pengeluaran pemerintah
b. Kebijakan Moneter, pengurangan kebijakan selective kredit

2. Kebijakan Luar Negeri Pemerintah
Meningkatkan ekspor. namun hal ini bukan menyelesaikan masalah tetapi justru mengalihkan masalah ke negara lain sehingga negara lain tersebut menjadi lebih miskin. kenapa, karena uang hasil ekspor itu akan dikembalikan ke negara pengimpor dalam bentuk hutang dan hutang tersebut digunakan untuk konsumsi lagi.

untuk lebih jelasnya anda bisa baca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Deflation_(economics)

Jumlah uang yang beredar meningkatkan inflasi?
Q. saya ada pr ni,pertanyaanya seperti yang diatas:.'mengapa semakin banyak uang yang beredar dimasyarakat malah bisa menimbulkan inflasi,bukanya malah jadi makmur?'tolong ya..jawaban paling bagus saya kasih bintang lima.
Mkasih

A. inflasi dan deflasi disebut nilai riil atau nilai internal(kemampuan uang untuk ditukar dgn barang/jasa).Ingat saja rumusannya;1.Jumlah uang yang beredar banyak,harga barang/jasa tinggi,maka nilai uang turun,terjdlah inflasi.Kebijakan pemerintah bila terjadi inflasi adalah politik diskonto dgn menaikkan tingkat suku bunga,operasi pasar terbuka dengan penjualan surat berharga,cadangan wajib dengan menaikkan cadangan kas.2.Jika jmlh uang yg beredar sedikit, harga barang/jasa murah,nilai uang turun maka terjadi deflasi.Kebijakan pemerintah bila terjd deflasi kebalikan dr inflasi.Makanya pemerintah mempunyai kebijakan moneter yaitu menjaga kestabilan nilai uang




Powered by Yahoo! Answers

Sunday, May 19, 2013

aplikasi model......?

Q. Aq dapat

A. ok deh!!
inflasi kah?

kajilah inflasi dan deflasi dari segala segi!(pengertian,jenis,dampak,cara penanggulangan,dll)?
Q.

A. Hai sArAs ....
Salam hangat, Semoga bermanfaat

INFLASI
1. Pengertian
Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga.

2.Jenis
Inflasi dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%â30% setahun; berat antara 30%â100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100%

3.Dampak
a. Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

b. Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

c. Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

4. Penyebab
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.

Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.

Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.

5. Penggolongan
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :

1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
4. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

6. Penanggulangan
peran bank sentral sangat berpengaruh
Peran bank sentral

Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.

DEFLESI

1. Pengertian
Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

Ket :

M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat

V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.

P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.

T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

2.Penyebab
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada empat buah penyebab Deflasi :

1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat.

2. Meningkatnya Persediaan Barang

3. Menurunnya permintaan akan barang.

4. Naiknya permintaan akan uang

3. Dampak
Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.

Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).

Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.

Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.

Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

4. Penanggulangan
Cara mengatasi Deflasi

Deflasi dapat diibaratkan jatuh sakitnya seseorang karena jarang berolah raga. Apabila seseorang pada dasarnya memiliki kaki normal namun malas menggunakannya, maka ini akan mengakibatkan menyusutnya otot-otot kaki yang jarang digunakan tersebut. Dalam jangka waktu lebih lama orang tersebut akan tidak dapat berjalan sama sekali berhubung otot sudah terlalu lemah untuk digunakan. Apabila keadaan ini justru didiamkan, bukan tidak mungkin akan mengalami kelumpuhan selamanya.

Hal ini parallel dengan deflasi. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melatih kembali otot-otot yang sudah lama tidak digunakan. Meski memakan waktu lama, hal ini adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan kekuatan otot yang melemah. Dengan kata lain untuk mencegah deflasi menjadi krisis ekonomi besar, pemerintah dan semua pihak yang terkait harus bersepakat untuk memulai kembali kegiatan ekonomi yang sempat terhenti karena salah urus tersebut. Tentu saja ini membutuhkan waktu yang tidak sedikir. Lazim dikatakan oleh para analis eknonomi bahwa deflasi merupakan kondisi krisis moneter yang sebenarnya tidak memiliki obat yang efektif. Apabila pada inflasi Bank Sentral dapat menaikkan suku bunga untuk menahannya, menurunkan suku bunga bahkan hingga nol persen bukanlah jalan keluar bagi deflasi. Pasalnya ini akan membuat pemasukan pemerintah menjadi nol juga atau bahkan negative. Belum lagi hal ini akan memicu aksi spekulan luar negeri yang dapat menjalankan Carry Trade sehingga nilai uang justru menjadi jatuh. Akibatnya, biaya impor menjadi terbebani sementara ekspor tidak menunjukkan kenaikan signifikan berhubung melemahnya mata uang disebabkan oleh aksi spekulan semata-mata.

Cara yang paling lazim digunakan adalah memberikan stimulus ekonomi berupa bantuan likuiditas ke sektor bisnis. Dengan demikian diharapkan kegiatan ekonomi kembali berputar. Pemerintah juga dapat memotong pajak dan meningkatkan belanjanya sendiri untuk menggairahkan perekonomian. Dari sisi Bank Sentral, pemerintah juga dapat meningkatkan peredaran uang di masyarakat dengan membeli surat hutang sektor swasta dan menukarkannya dengan uang tunai. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan memotong suku bunga. Namun seperti dijelaskan di atas, memotong suku bunga bukanlah jalan keluar yang sesungguhnya tetapi hanya sekedar pengobatan sementara untuk menggairahkan ekonomi dan mengharapkan harga bergerak naik dengan sendirinya.

PLEAS JAWAB :D AKU BUTUH BANTUAN?
Q. bagaimana dampak derasnya arus globalisasi terhadap kecenderungan sistem ekonomi yang berlaku didunia ?

A. menimbulkan inflasi. Lupa. Cari di google ada




Powered by Yahoo! Answers

Harga BBM vs Harga BBM?

Q. Sekarang ini para capres telah terjadi saling lempar kebijakannya jika terpilih : Harga BBM Rp 3500,-/liter ( flat selama 5 tahun ) vs Harga BBM Rp 4500,- ( mekanisme pasar ). Bagaimana menurut pendapat anda ?

A. "Persaingan usaha yang dijadikan landasan mutlak bagi penentuan harga BBM di Indonesia sama sekali tidak sehat dan tidak wajar. Bagaimana penjelasannya?
1. Volume minyak yang diperdagangkan di sana hanya 30% dari volume minyak di seluruh dunia. Sisanya yang 70% diperoleh perusahaan-perusahaan minyak raksasa atas dasar kontrak-kontrak langsung dengan negara-negara produsen minyak mentah. Di Indonesia melalui apa yang dinamakan Kontrak Bagi Hasil atau production sharing.
2. Bagian terbesar minyak dunia diproduksi oleh negara-negara yang tergabung dalam sebuah kartel yang bernama OPEC. Kalau mekanisme persaingan dirusuhi oleh kartel, apa masih bisa disebut sehat dan wajar? Toh para menteri ekonomi kita secara membabi buta menerapkan dalil bahwa harga minyak yalah yang ditentukan di NYMEX itu, walaupun ditentang keras oleh MK.
3. Harga yang terbentuk di NYMEX sangat dipengaruhi oleh perdagangan derivatif dan perdagangan oil future trading yang juga berlangsung di NYMEX. Sekarang ini para akhli mempertanyakan apakah betul bahwa permintaan minyak demikian drastis melonjaknya dan terus menerus seperti grafik harga minyak mentah di NYMEX? Banyak yang dengan argumentasi sangat kuat menuding spekulasi oleh hedge funds melalui future trading sebagai penyebabnya. Kok Indonesia terus ikut-ikutan lotre buntut ini secara membabi buta tanpa peduli apakah rakyatnya akan mati kelaparan atau tidak."

Apa bedanya pemerintahan SBY dan Megawati?
Q. kok yg aku liat sama aja.
ini mahal, itu mahal.
ini langka, itu juga langka.
pengangguran banyak.
kemiskinan juga.

apa sih bedanya? kok orang2 bilang dia baik?
apa karena mukanya yg lebih sering senyum drpd presiden sebelumnya?
@Ien Moet
tapi kaum Adam punya kelemahan.
kl udah menyangkut soal wanita dan uang, dia terlena.
bagaimana menurutmu? yang ditangkap banyakan cowok kan?
Arthalyta ditangkap kan karena suaminya korupsi, trus ikut2an.
suaminya itu dulu bossnya papa ku.
papa ku bilang, emang dia suka korupsi.

@Ogies
saya gak setuju.
BBM mahal karena pemerintah menginginkan BBM mahal.
BBM dilepas ke harga pasar.
itu tidak boleh.
Indonesia bisa saja membuat harga-harga tersebut murah.
wong kita negara kaya kok.
dikorupsi besar-besaran selama puluhan tahun, masih ada aja yang bisa dikorupsi sama pemerintahnya.

@Lelo S
itu kan karena Komisi Pemberantasan Korupsi.
yang namanya Komisi itu dari rakyat, bukan pemerintah.
SBY gak ngapa-ngapain. dia ngga nyuruh buat komisi.
rakyatlah yang punya inisiatif sendiri.

@dhietz
saya tahu ada beberapa orang yang bisa menyelesaikan semua janjinya hanya dalam satu pemerintahan saja.
dan kita memang harus mengkritik mereka.
kl gak Indonesia hancur.
@Delima
hmm....
mungkin gak jadi jawab.
takut diteror Bambang Tri.

@W.B
kayaknya perbedaan tegasnya SBY dan Megawati cuma 0.01% deh.
kalau konsisten atau tidaknya...
saya gak tau dia ngapain aja.

@Chingoksmell
hmm...
jawabanmu mengarah ke privatisasi.
kenapa? apa karena aku pernah bilang soal privatisasi?
: )

@ken-ken
jah.. sama aja.

A. Ikutan nimbrung, Bro:

Kinerja Mega yang kurang berhasil dalam menangani angka pengangguran yang tinggi, mengakibatkan penilaian publik negatif. Riset yang diselenggarakan oleh CESDA-LP3ES--membuktikan itu. Hasil riset mencatat, tingkat kepuasan publik terhadap dua tahun pertama kinerja pemerintahan Megawati, khususnya untuk penyediaan lapangan kerja hanya 11%.
Di zaman Megawati berkuasa, konsen­trasi publik dihabiskan untuk menyoroti kebijakan ekonomi dalam penjualan aset negara. Pemerintahan Megawati sangat memprioritaskan pembiayaan negara dengan model privatisasi. Buktinya BUMN seperti PT Indosat, PT Aneka Tambang, dan PT Timah diprivatisasi.
Selama tiga tahun kepemimpinan Megawati, pemerintah meraup hasil dari privatisasi BUMN sebesar 3,5 triliun pada tahun 2001; Rp 7,7 triliun pada 2002; dan Rp 7,3 trilun pada tahun 2003.

Dari sisi privatisasi tidak ada bedanya antara rezim Megawati dan SBY. Karena tim ekonomi­nya masih tetap sama. Menteri-menteri yang dulu di zaman Megawati sekarang juga ada di pemerintahan SBY. Kalau ada menteri ekonomi yang berbeda, itupun berasal dari paradigma ekonomi yang sama. Bedanya, hanya akselerasi liberalisa­si di zaman SBY jauh lebih kencang. Tim ekonomi SBY solid, karena semuanya beraliran neoliberal. Sedangkan di zaman Mega masih ada friksi yang datang dari eko­nom seperti Kwik Kian Gie,
Praktis, sejak 2001 hingga 2006 pemerintah telah menjual lebih dari sepuluh BUMN. Padahal BUMN tersebut relatif memberi keuntungan kepada negara, seperti PT Telkom Tbk, PT Indosat Tbk, PT Semen Gresik Tbk, PT Bank Man­diri Tbk, PT Kimia Farma Tbk, PT Perusa­haan Gas Negara Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Adhi Karya Tbk, dan PT Bukit Asam Tbk. Bahkan, beberapa bulan yang lalu, masih nyaring terdengar teriakan penolakan atas rencana pemerintah untuk memprivatisasi PT Krakatau Steel.

Jadi, sebetulnya, gag ada bedanya antara Megawati dan SBY, sobat!

Perbedaan sistem negara bagian (federal) dg provinsi?
Q. spt Amerika Serikat dg Indonesia, spt Texas dg Aceh.

A. Federal itu berbentuk negara meskipun cuma negara bagian...sehingga mereka punya otonomi penuh atas negaranya sendiri..so, mereka punya UU sendiri, punya pemertintahan sendiri, kepolisian sendiri dll...pemerintah pusat hanya punya wewenang mengatur politik luar negeri, pajak, finance dan keamanan negara...yg lainnya pemerintah pusat tidak bisa mencampuri negara bagiannya...makanya menteri di AS gak banyak...yg kita kenal paling menlunya, menteri pertahanan, menteri ekonomi (finance)...gak ada menteri pendidikan hehe...

sedangkan provinsi hanya perpanjangan dari pemerintah pusat yg diberi otonom...dan sebagian besar urusan sudah diatur dgn UU oleh pemerintah pusat...pemerintah daerah tidak punya wewenang untuk mengatur lain atau bertentangan dgn UU pusat....
so, wewenang provinsi sangat terbatas....




Powered by Yahoo! Answers

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI DEFLASI ?? MACAM-MACAM INFLASI ?? TUJUAN INFLASI?

Q. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI DEFLASI ?? MACAM-MACAM INFLASI ?? TUJUAN INFLASI

A. DEFLASI :
Deflasi adalah kebalikan dari inflasi, dan kadang-kadang disebut sebagai inflasi negatif. Situasi dimana harga barang-barang cenderung menurun, sehingga daya beli uang meningkat.

Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

Ket :
M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat
V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.
P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.
T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

Didalam deflasi, kontraksi dari persediaan uang akan membuat berkurangnya kecepatan perputaran uang, Lalu jumlah transaksi akan menurun dan jatuhnya harga barang dan jasa secara umum.

KEUNTUNGAN DEFLASI :
Menurunnya harga barang di pasaran.

KERUGIAN DEFLASI :
1. Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.
2. Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.
3. Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.
4. Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

INFLASI :
Inflasi adalah situasi dimana harga barang-barang meningkat, sehingga daya beli uang
menurun.

TUJUAN INFLASI :
Tujuan penyusunan inflasi adalah untuk memperoleh indikator yang menggambarkan kecenderunganumum tentang perkembangan harga. Tujuan tersebut penting dicapai karena dapat dipakai sebagai informasi dasar untuk pengambilan keputusan baik tingkat ekonomi mikro atau makro, baik fiskal maupun moneter.

MACAM INFLASI :
A. Berdasarkan parah tidaknya inflasi :
1. Inflasi ringan (di bawah 10% setahun)
2. Inflasi sedang (antara 10 - 30% setahun)
3. Inflasi berat (antara 30 - 100% setahun)
4. Hiperinflasi (di atas 100% setahun)

B. Berdasarkan penyebab dari Inflasi
1. Demand inflation / inflasi permintaan
Inflasi ini timbul karena permintaan masyarakat akan berbagai macam barang terlalu kuat.
2. Cost inflation / inflasi penawaran.
Inflasi ini timbul karena kenaikan biaya produksi atau berkur¬angnya penawaran agregatif.

C. Berdasarkan asal dari inflasi
1. Inflasi yang berasal dari dalam negeri (domestic inflation)
2. Inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation)

apa yang dimaksud deflasi?
Q.

A. Deflasi merupakan lawan kata dari inflasi. Deflasi adalah suatu keadaan ekonomi dimana harga barang-barang secara umum lebih rendah dari harga biasanya (harga menjadi lebih turun/jatuh) dan nilai mata uang menjadi lebih bertambah. Salah satu penyebab dari deflasi adalah berkurangnya jumlah mata uang yang beredar di masyarakat. Salah satu cara mengurangi deflasi yang tengah terjadi adalah dengan menaikan suku bunga.

Apa dampak deflasi terhadap perekonomian suatu negara dan bagaimana mengatasinya?
Q.

A. Dengan deflasi, mata uang kita mengalami apresiasi atau peningkatan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada 4 penyebab deflasi:
1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat
2. Meningkatnya persediaan barang
3. Menurunnya permintaan akan suatu barang
4. Naiknya permintaan akan uang.




Powered by Yahoo! Answers

apa itu devlasi? please help me...?

Q.

A. deflasi adalah kondisi dimana jumlah uang beredar lebih sedikit dari jumlah barang/jasa yang beredar. hal ini akan mengakibatkan Purchase Power Of Parity uang naik sehingga harga barang/jasa cenderung turun.

pada kurva IS/LM dapat digambarkan bahwa permintaan aggregat lebih rendah dari penawaran aggregat. hal ini sangat berbahaya dan menyebabkan kegiatan ekonomi melemah. kenapa? karena perusahaan2 yang menyediakan barang dan jasa harus mendapatkan modal dengan cost-of-capital yang tinggi sementara keuntungan yang didapat menjadi kecil karena barang dan jasanya dinilai rendah (asumsi ekonomi makro). Kejadian Kompleks yang terjadi adalah terjadinya peristiwa The Great Depression pada tahun 1930.

Deflasi -> Angka Pengangguran naik -> Inflasi -> resesi

Hal ini pernah terjadi di negera:
1. Inggris tahun 1921
2. Amerika tahun 1836
3. Hongkong tahun1997
4. Jepang tahun 1990 s.d. sekarang
5. Irlandia tahun 2009

untuk menghadapi deflasi biasanya ada beberapa cara yaitu:
1. Kebijakan dalam negeri pemerintah
a. Kebijakan Fiskal Ekspansif. meningkatakan pengeluaran pemerintah
b. Kebijakan Moneter, pengurangan kebijakan selective kredit

2. Kebijakan Luar Negeri Pemerintah
Meningkatkan ekspor. namun hal ini bukan menyelesaikan masalah tetapi justru mengalihkan masalah ke negara lain sehingga negara lain tersebut menjadi lebih miskin. kenapa, karena uang hasil ekspor itu akan dikembalikan ke negara pengimpor dalam bentuk hutang dan hutang tersebut digunakan untuk konsumsi lagi.

untuk lebih jelasnya anda bisa baca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Deflation_(economics)

Jumlah uang yang beredar meningkatkan inflasi?
Q. saya ada pr ni,pertanyaanya seperti yang diatas:.'mengapa semakin banyak uang yang beredar dimasyarakat malah bisa menimbulkan inflasi,bukanya malah jadi makmur?'tolong ya..jawaban paling bagus saya kasih bintang lima.
Mkasih

A. inflasi dan deflasi disebut nilai riil atau nilai internal(kemampuan uang untuk ditukar dgn barang/jasa).Ingat saja rumusannya;1.Jumlah uang yang beredar banyak,harga barang/jasa tinggi,maka nilai uang turun,terjdlah inflasi.Kebijakan pemerintah bila terjadi inflasi adalah politik diskonto dgn menaikkan tingkat suku bunga,operasi pasar terbuka dengan penjualan surat berharga,cadangan wajib dengan menaikkan cadangan kas.2.Jika jmlh uang yg beredar sedikit, harga barang/jasa murah,nilai uang turun maka terjadi deflasi.Kebijakan pemerintah bila terjd deflasi kebalikan dr inflasi.Makanya pemerintah mempunyai kebijakan moneter yaitu menjaga kestabilan nilai uang

mengapa inflasi lebih baik dari pada deflasi?
Q.

A. inflasi dan deflasi sama-sama merugikan bagi suatu negara yang mengalaminya
ketika inflasi(jumlah uang yang beredar dimasyarakat terlalu banyak dan menyebabkan harga terus naik) terjadi maka daya beli masyarakat akan menurun sehingga menyebabkan kerugian bagi produsen juga, bagi perusahaan kecil tidak sanggup membeli bahan baku dalam proses produksi sehingga menyebabkan proses produksi terhenti dan nilai mata uang negara tersebut akan semakin turun dimata dunia

ketika deflasi(jumlah uang yg beredar di masyarakat terlalu sedikit dan harga terus menerus turun) terjadi, maka produsen-produsen akan mengalami kerugian, sehingga mereka akan mengalami kelesuan dalam proses produksi bahkan ada yg sampai terhenti dalam proses produksinya akibat mengalami kerugian

inflasi lebih baik dari deflasi karena inflasi lebih mudah mengatasinya cukup dengan menaikkan suku bunga untuk penyimpanan uang di bank




Powered by Yahoo! Answers

Saturday, May 18, 2013

apa dampak yang di timbulkan apabila suatu negara memproduksi suatu mata uang yang terlalu banyak?

Q. contoh : apabila mata uang rupiah diproduksi banyak sekali.

A. pastinya inflasi.uang itu jadi kecil nilainya.

PLEAS JAWAB :D AKU BUTUH BANTUAN?
Q. bagaimana dampak derasnya arus globalisasi terhadap kecenderungan sistem ekonomi yang berlaku didunia ?

A. menimbulkan inflasi. Lupa. Cari di google ada

kenapa inflasi perlu diperhitungkan ?
Q.

A. Karena inflasi mempengaruhi perekonomian nasional termasuk APBN




Powered by Yahoo! Answers

apa faktor-faktor penyebab deflasi?

Q. hal apa saja yang memengaruhi terjadinya deflasi?jelaskan dampak-dampak deflasi secara rinci?sumber-sumber deflasi dari mana?pengertian deflasi secara rinci?

A. "Deflasi Atau Disinflation (kebalikan dari inflasi) adalah kondisi dimana harga-harga secara umum jatuh sedangkan nilai uang bertambah.Terjadinya deflasi karena kurangnya jumlah uang yang beredar. bisa disebabkan oleh tingginya tingkat suku bunga, sehingga orang lebih senang untuk menabung atau mendepositokan uangnya, untuk menanggulangi deflasi dapat dilakukan dengan menurunkan tingkat suku bunga.
Dampak deflasi antara lain adalah :
- dapat menekan tingkat pendapatan yang selanjutnya dapat menyeret ke resesi global,(resesi dunia)
- menyebabkan para pengusaha kesulitan membayar utangnya (kredit macet)
- perusahaan-perusahaan akan cenderung melakukan penghematan, antara lain dengan pemutusan hubungan kerja karyawannya (lay-off)
sehingga meningkatkan jumlah pengangguran.
Hal-hal yang mempengaruhi antara lain :
-Apresiasi thd mata uang yg memacu tingginya biaya hidup dan ongkos produksi, sehingga harga barang dan jasa kehilangan daya saing
- Relokasi industri secara besar2 an yg memacu tingginya tingkat pengangguran
- Tingkat kepercayaan thd perekonomian merosot yg ditandai dgn jatuhnya nilai saham

apa itu devlasi? please help me...?
Q.

A. deflasi adalah kondisi dimana jumlah uang beredar lebih sedikit dari jumlah barang/jasa yang beredar. hal ini akan mengakibatkan Purchase Power Of Parity uang naik sehingga harga barang/jasa cenderung turun.

pada kurva IS/LM dapat digambarkan bahwa permintaan aggregat lebih rendah dari penawaran aggregat. hal ini sangat berbahaya dan menyebabkan kegiatan ekonomi melemah. kenapa? karena perusahaan2 yang menyediakan barang dan jasa harus mendapatkan modal dengan cost-of-capital yang tinggi sementara keuntungan yang didapat menjadi kecil karena barang dan jasanya dinilai rendah (asumsi ekonomi makro). Kejadian Kompleks yang terjadi adalah terjadinya peristiwa The Great Depression pada tahun 1930.

Deflasi -> Angka Pengangguran naik -> Inflasi -> resesi

Hal ini pernah terjadi di negera:
1. Inggris tahun 1921
2. Amerika tahun 1836
3. Hongkong tahun1997
4. Jepang tahun 1990 s.d. sekarang
5. Irlandia tahun 2009

untuk menghadapi deflasi biasanya ada beberapa cara yaitu:
1. Kebijakan dalam negeri pemerintah
a. Kebijakan Fiskal Ekspansif. meningkatakan pengeluaran pemerintah
b. Kebijakan Moneter, pengurangan kebijakan selective kredit

2. Kebijakan Luar Negeri Pemerintah
Meningkatkan ekspor. namun hal ini bukan menyelesaikan masalah tetapi justru mengalihkan masalah ke negara lain sehingga negara lain tersebut menjadi lebih miskin. kenapa, karena uang hasil ekspor itu akan dikembalikan ke negara pengimpor dalam bentuk hutang dan hutang tersebut digunakan untuk konsumsi lagi.

untuk lebih jelasnya anda bisa baca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Deflation_(economics)

Jumlah uang yang beredar meningkatkan inflasi?
Q. saya ada pr ni,pertanyaanya seperti yang diatas:.'mengapa semakin banyak uang yang beredar dimasyarakat malah bisa menimbulkan inflasi,bukanya malah jadi makmur?'tolong ya..jawaban paling bagus saya kasih bintang lima.
Mkasih

A. inflasi dan deflasi disebut nilai riil atau nilai internal(kemampuan uang untuk ditukar dgn barang/jasa).Ingat saja rumusannya;1.Jumlah uang yang beredar banyak,harga barang/jasa tinggi,maka nilai uang turun,terjdlah inflasi.Kebijakan pemerintah bila terjadi inflasi adalah politik diskonto dgn menaikkan tingkat suku bunga,operasi pasar terbuka dengan penjualan surat berharga,cadangan wajib dengan menaikkan cadangan kas.2.Jika jmlh uang yg beredar sedikit, harga barang/jasa murah,nilai uang turun maka terjadi deflasi.Kebijakan pemerintah bila terjd deflasi kebalikan dr inflasi.Makanya pemerintah mempunyai kebijakan moneter yaitu menjaga kestabilan nilai uang




Powered by Yahoo! Answers