Thursday, December 27, 2012

erosi oleh angin disebut?

Q.

A. di sebut deflasi atau korasi

yang biasanya terjadi tanah yang tandus dan bisa membentuk macam bukit pasir di gurun atau pasar buki nyata erosi angin lihat aja bukit pasir di namibia

Bisakah kita buat nilai tukar Rp.100,- = US$ 1.00 ?
Q. Bagaimana pendapat teman-teman di Indonesia tentang ide saya ini...

A. kalo kita buat begitu.

AKAN TERJADI:
1.deflasi total diindonesia.
2.masyarakat kelas bawah akan mati benar2 mati.. karena apapun yang mereka jual akan turun drastis. contoh: ayam akan seharga seribu seratus rupiah saja.
3.otomatis pecahan mata uang paling besar yang berani dikeluarkan pemerintah hanya sebesar 1000 rupiah
4. pecahan diatasnya akan di tarik dari pasaran.
5. akan terjadi chaos diseluruh negri.
6. ekspor indonesia takkan laku, karena nilai mata uang naik membumbung drastis begitu
7. sektor usaha kecil hancur total.
8. peredaran mata uang sangat sedikit di indonesia. akan dipotong sepersepuluh dari jumlah total sekarang.
9. artinya masyarakat sulit mendapatkan uang.
masih banyak lagi.

yang terpenting adalah kita menyerahkan pada keseimbangan pasar. karena ini yang paling baik. mau turun dan naik, asal tidak drastis tidak mengapa.

jangan berpikir bila nilai mata uang rupiah meningkat tajam daripada dollar, lantas kita jadi untung dan negara jadi maju.

deflasi dan inflasi itu dua sisi koin. sama2 berbahaya.

yang terbaik itu keseimbangan pasar.

jadi nilai rupiah kita serahkan pada keseimbangan pasar. tidak dipatok2. berbahaya itu.

tentang perekonomian bangsa kita?
Q. apakah anda setuju bila indonesia mengambil hutang di ADB ?

A. Menurut situs resmi depkeu akan digunakan untuk stimulus fiskal.

menurut pendapat saya saya tidak setuju karena:

Saat ini Jepang sedang mengalami Deflasi dan bentuk pelimpahan barang/jasa yang dihasilkan salah satunya adalah disini.. di INDONESIA.

hal ini hanya trik yang dilakukan negara2 donatur untuk mengalihkan DEFLASI yang dialaminya.

Logika rumus:
Y = C+I
Y=C+I+G+(M-X)
YGhutang + YGPajak + Ydalamnegeri + Yekspor + Ylain = CG + Cdalamnegeri + Investasi + Impor

apabila:

YGhutang naik 100
YG Pajak naik 20 dari pajak impor dan konsumsi dan 0 dari pajak penghasilan dalam negeri
Y dalam negeri tetap
Y Ekspor tetap
Y lain tetap

maka

C tetap
CG naik untuk stimulus ekonomi 120
Investasi tetap
Impor tetap

apabila persamaan tersebut berjalan maka

YGHutang1 tetap
YGPajak1 naik
Ydalamnegeri1 naik (karena stimulus)
Yekspor1 tetap (kondisi ekonomi global tidak memungkinkan kita ekspor lebih banyak)
Ylain1 tetap

dan
C1 naik
CG1 naik (untuk membayar bunga dan meneruskan stimulus)
Investasi1 naik
Impor1 naik


karena ada beberapa kondisi dibawah ini:
1. Kondisi Ekonomi Global tidak memungkinkan kita ekspor lebih banyak
2. Stimulus berupa dana bergulir untuk mengembangkan usaha banyak disalahgunakan baik korupsi maupun nepotisme. Waktu melakukan audit pada kabupaten X saya mendapati 1 jenis dana bergulir disalahgunakan mencapai 40jt (diindonesia ada puluhan jenis dana bergulir dan ratusan kabupaten)
3.Stimulus berupa pengeluaran untuk mendongkrak perekonomian disalahgunakan dalam bentuk markup sehingga pendapatan yang diterima produsen dalam negeri tidak sesuai sebenarnya dan sisanya digunakan oleh oknum pejabat2 dan PNS untuk membeli barang2 impor (mobil, HP, Laptop)
4. Banyak Pemerintah Daerah yang tidak berhasil mencairkan seluruh stimulus perekonomian sehingga dana tertumpuk pada SILPA (sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) akibatnya Pemerintah Daerah membeli SBI.
5. karena tidak semua stimulus fiskal tersebut sampai pada produsen dalam negeri.

hal ini mengakibatkan:
1. pinjaman ADB tersebut mengakibatkan pemerintah menanggung cost of capital lebih besar
2. program stimulus fiskal tidak sepenuhnya berhasil karena banyak kebocoran dan kemacetan sehingga pertumbuhan ekonomi tidak naik sebesar perhitungan stimulus fiskal
apabila dalam rumus tadi maka CG akan bocor dan pada C1 dan Impor akan naik (ulah koruptor)
3. negara kita tetap menjadi negara korban pelemparan deflasi negera orang
4. negara kita mengalami inflasi walaupun industri lokal tidak berkembang
5. Pendapatan Masyarakat semakin turun karena kelak CG akan naik untuk pembayaran bunga dan pokok pinjaman sehingga CG untuk stimulus fiskal akan berkurang.
6. maka akan terjadi bom waktu krisis besar yang akan melanda. dan apa yang kita lakukan selama ini adalah menunda bom tersebut meledak.

adapun cara untuk menghentikan bom waktu tersebut:
1. Hutang pada negara Donor tetap dilakukan
2. Basmi para koruptor di negara ini
3. Benahi sistem dan SDM PNS agar tingkat kemacetan penyaluran stimulus fiskal berkurang
4. Mengurangi Impor untuk barang mewah.

demikian pendapat dari saya maaf kalau ada yang salah




Powered by Yahoo! Answers

Bagaimana cara bermain saham. Saya belum pernah dan ingin tau?

Q. Saya ingin penjelasan tentang cara bermain saham.

A. yang ingin dimainkan saham atau index saham?
karena ada perbedaan antara saham dgn index. d jaman sekarang org lbh mmilih u/ bermain index. beda antara saham dgn index adlh sbb:
saham dalam transaksi hanya bisa ambil 1 posisi saja yaitu sell. saham dipengaruhi kondisi politik, ekonomi. jika dalam keadaan krismon maka saham akn ikut terpengaruh.
index saham dalam transaksi dapat ambil posisi sell dan buy. index tidak terpengaruh kondisi apapun karena market dalam keadaan turun kita bisa ambil sell. sebaliknya jika market dalam keadaan naik kita bisa ambil buy. istilahnya 2 ways opportunity.
yang penting dalam bermain saham maupun index saham km harus memilih trader yg dapat d percaya dan yang penting perusahaan tsb terdaftar d BAPPEPTI.
jika km mau mengenal lbh baik ttg investasi ini dpt hub aku
josephine, 081311227618, 96657370
good luck ya

IHSG (indeks harga saham gabungan) tuh?
Q. maksudnya gimana sih?? hubungannya ma saham apa?? apa kaitanya ihsg ma index ato forex misalnya??? thx ya

A. hai

IHSG itu komponen penghitung index saham yg tercatat pd BEI.-bursa efek indonesia [dulu BEJ]...

hubungannya dg saham : disini kamu bisa jadikan indikator pergerakan saham yg fluktuatif...jika saham itu aktif ato lesu..kamu bisa cepat ambil keptusan untuk menjualnya atau menahannya bahkan kamu bisa membeli saham lain...

kalo forex ga ada hubungannya dg saham...karna forex [foreign exchange] itu smacam perdagangan valuta asing atau bursa komoditi berjangka...tp sama2 masuk golongan investasi finansial
ada anggapan forex itu judi yg mendompleng likuiditas dan pergerakan harga mata uang.....

jika kamu bertipe suka tantangan...forex lah tempatnya karna dalam jangka hitungan hari..kamu bisa jadi kaya raya atao miskin sengsara
artinya jika kamu siap memperoleh keuntungan besar maka kamu juga siap kehilangan besar pula...

tp kalo saham cuma dua resikonya
capitol loss jika kamu beli saham namun pergerakannya lesu..kamu bisa langsung jual...dan selisih dari harga belinya masih bisa kamu selamatkan.yg penting ga rugi total.

likuidasi
jika saham yg kamu beli dari dari perusahaan bangkrut..kamu akan jadi prioritas terakhir stelah proses penjualan aset perusahann
tp jika ternyata perusahaan sudah tidak punya aset lagi....yaaa...gigit jari......

gitu aja yaaa

thanks

bagaimana hubungan production index dengan harga saham?
Q.

A. Maksudnya index saham?

Untuk manfaat proteksi kesehatan, dana pensiun, biaya pendidikan anak, dan sukses di masa depan!!

Kami tawarkan suatu investasi dalam bentuk tabungan yang aman dari habisnya uang anda saat ini & terjamin oleh perusahaan asuransi AXA yang terkenal besar. Sangat bermanfaat untuk keuntungan anda di masa depan anda & keluarga anda, guna membiayai kebutuhan hari depan yang makin mahal & meningkat terus. Sisihkan Rp. 500 ribu setiap bulan atau minimal cukup Rp. 6 juta per tahun selama jangka waktu tertentu, selanjutnya GRATIS pembayaran tapi penghasilan terus berlanjut.
Sebagai tabungan & sekaligus investasi anda yang terus berkembang dg cara yg aman & terjamin untuk pembiayaan kehidupan anda juga di masa depan yg terus makin mahal.
Mulailah perencanaan tersebut dari sekarang!
Jangan ragu memulai menabung sejak dini, kami akan membantu mewujudkannya!

Keterangan lebih lanjut & pertanyaan, silakan kirim email ke: investabungan@yahoo.com
(Mohon dituliskan nama , umur & kota tempat tinggal anda di dalam emailnya. Karena kami akan buat rencana / perkiraan hasil investasinya )




Powered by Yahoo! Answers

aplikasi model......?

Q. Aq dapat

A. ok deh!!
inflasi kah?

kajilah inflasi dan deflasi dari segala segi!(pengertian,jenis,dampak,cara penanggulangan,dll)?
Q.

A. Hai sArAs ....
Salam hangat, Semoga bermanfaat

INFLASI
1. Pengertian
Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu). Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga.

2.Jenis
Inflasi dapat digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%â30% setahun; berat antara 30%â100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100%

3.Dampak
a. Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

b. Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

c. Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

4. Penyebab
Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.

Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.

Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik.

5. Penggolongan
Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :

1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
4. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

6. Penanggulangan
peran bank sentral sangat berpengaruh
Peran bank sentral

Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.

DEFLESI

1. Pengertian
Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

Ket :

M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat

V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.

P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.

T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

2.Penyebab
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada empat buah penyebab Deflasi :

1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat.

2. Meningkatnya Persediaan Barang

3. Menurunnya permintaan akan barang.

4. Naiknya permintaan akan uang

3. Dampak
Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.

Dikarenakan harga barang mengalami penurunan, konsumen memiliki kemampuan untuk menunda belanja mereka lebih lama lagi dengan harapan harga barang akan turun lebih jauh. Akibatnya aktivitas ekonomi akan melambat dan memberikan pengaruh pada spiral deflasi (deflationary spiral).

Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.

Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.

Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

4. Penanggulangan
Cara mengatasi Deflasi

Deflasi dapat diibaratkan jatuh sakitnya seseorang karena jarang berolah raga. Apabila seseorang pada dasarnya memiliki kaki normal namun malas menggunakannya, maka ini akan mengakibatkan menyusutnya otot-otot kaki yang jarang digunakan tersebut. Dalam jangka waktu lebih lama orang tersebut akan tidak dapat berjalan sama sekali berhubung otot sudah terlalu lemah untuk digunakan. Apabila keadaan ini justru didiamkan, bukan tidak mungkin akan mengalami kelumpuhan selamanya.

Hal ini parallel dengan deflasi. Cara terbaik untuk mengatasinya adalah dengan melatih kembali otot-otot yang sudah lama tidak digunakan. Meski memakan waktu lama, hal ini adalah satu-satunya cara untuk mengembalikan kekuatan otot yang melemah. Dengan kata lain untuk mencegah deflasi menjadi krisis ekonomi besar, pemerintah dan semua pihak yang terkait harus bersepakat untuk memulai kembali kegiatan ekonomi yang sempat terhenti karena salah urus tersebut. Tentu saja ini membutuhkan waktu yang tidak sedikir. Lazim dikatakan oleh para analis eknonomi bahwa deflasi merupakan kondisi krisis moneter yang sebenarnya tidak memiliki obat yang efektif. Apabila pada inflasi Bank Sentral dapat menaikkan suku bunga untuk menahannya, menurunkan suku bunga bahkan hingga nol persen bukanlah jalan keluar bagi deflasi. Pasalnya ini akan membuat pemasukan pemerintah menjadi nol juga atau bahkan negative. Belum lagi hal ini akan memicu aksi spekulan luar negeri yang dapat menjalankan Carry Trade sehingga nilai uang justru menjadi jatuh. Akibatnya, biaya impor menjadi terbebani sementara ekspor tidak menunjukkan kenaikan signifikan berhubung melemahnya mata uang disebabkan oleh aksi spekulan semata-mata.

Cara yang paling lazim digunakan adalah memberikan stimulus ekonomi berupa bantuan likuiditas ke sektor bisnis. Dengan demikian diharapkan kegiatan ekonomi kembali berputar. Pemerintah juga dapat memotong pajak dan meningkatkan belanjanya sendiri untuk menggairahkan perekonomian. Dari sisi Bank Sentral, pemerintah juga dapat meningkatkan peredaran uang di masyarakat dengan membeli surat hutang sektor swasta dan menukarkannya dengan uang tunai. Selain itu, juga dapat dilakukan dengan memotong suku bunga. Namun seperti dijelaskan di atas, memotong suku bunga bukanlah jalan keluar yang sesungguhnya tetapi hanya sekedar pengobatan sementara untuk menggairahkan ekonomi dan mengharapkan harga bergerak naik dengan sendirinya.

kenapa inflasi perlu diperhitungkan ?
Q.

A. Karena inflasi mempengaruhi perekonomian nasional termasuk APBN




Powered by Yahoo! Answers

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI DEFLASI ?? MACAM-MACAM INFLASI ?? TUJUAN INFLASI?

Q. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN DARI DEFLASI ?? MACAM-MACAM INFLASI ?? TUJUAN INFLASI

A. DEFLASI :
Deflasi adalah kebalikan dari inflasi, dan kadang-kadang disebut sebagai inflasi negatif. Situasi dimana harga barang-barang cenderung menurun, sehingga daya beli uang meningkat.

Dalam keuangan modern, deflasi didefinisikan sebagai meningkatnya permintaan terhadap uang berdasarkan jumlah uang yang berada di masyarakat. Teori Jumlah Peredaran Uang (Quantity Theory of Money) didapatkan dari persamaan Fisher sebagai berikut:

MV = PT

Ket :
M : Money Supply atau Persediaan Uang di masyarakat
V : Velocity atau kecepatan perputaran uang.
P : Average Price Level atau tingkat harga rata-rata.
T : Total Number of transactions atau Jumlah Transaksi.

Didalam deflasi, kontraksi dari persediaan uang akan membuat berkurangnya kecepatan perputaran uang, Lalu jumlah transaksi akan menurun dan jatuhnya harga barang dan jasa secara umum.

KEUNTUNGAN DEFLASI :
Menurunnya harga barang di pasaran.

KERUGIAN DEFLASI :
1. Deflasi dapat menyebabkan menurunnya persediaan uang di masyarakat dan akan menyebabkan depresi besar (seperti yang dialami Amerika dulu) dan juga akan membuat pasar Investasi (Saham) akan mengalami kekacauan.
2. Dampak susulan dari melesunya kegiatan ekonomi adalah banyak pekerja yang akhirnya mengalami PHK karena pemiliki bisnis tidak sanggup membayar gaji karyawannya (lha barang tidak laku, mau bayar dari mana?). Dengan demikian pendapatan yang diterima masyarakat menjadi sedikit dan jumlah uang yang beredar di masyarakat semakin berkurang.
3. Dari sisi investasi, deflasi juga mengakibatkan melesunya investasi di sektor riil maupun di lantai bursa. Akibatnya ini akan menambah berat kelesuan ekonomi dikarenakan tidak ada lagi aktivitas bisnis yang berjalan.
4. Deflasi juga dapat menyebabkan suku bunga disuatu negara menjadi nol persen. Lalu diikuti juga dengan turunnya suku bunga pinjaman di bank. Ini memang merupakan langkah paliatif untuk mencegah masyarakat menyimpan uangnya di bank yang dapat membuat peredaran uang semakin kecil.

INFLASI :
Inflasi adalah situasi dimana harga barang-barang meningkat, sehingga daya beli uang
menurun.

TUJUAN INFLASI :
Tujuan penyusunan inflasi adalah untuk memperoleh indikator yang menggambarkan kecenderunganumum tentang perkembangan harga. Tujuan tersebut penting dicapai karena dapat dipakai sebagai informasi dasar untuk pengambilan keputusan baik tingkat ekonomi mikro atau makro, baik fiskal maupun moneter.

MACAM INFLASI :
A. Berdasarkan parah tidaknya inflasi :
1. Inflasi ringan (di bawah 10% setahun)
2. Inflasi sedang (antara 10 - 30% setahun)
3. Inflasi berat (antara 30 - 100% setahun)
4. Hiperinflasi (di atas 100% setahun)

B. Berdasarkan penyebab dari Inflasi
1. Demand inflation / inflasi permintaan
Inflasi ini timbul karena permintaan masyarakat akan berbagai macam barang terlalu kuat.
2. Cost inflation / inflasi penawaran.
Inflasi ini timbul karena kenaikan biaya produksi atau berkur¬angnya penawaran agregatif.

C. Berdasarkan asal dari inflasi
1. Inflasi yang berasal dari dalam negeri (domestic inflation)
2. Inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation)

apa yang dimaksud deflasi?
Q.

A. Deflasi merupakan lawan kata dari inflasi. Deflasi adalah suatu keadaan ekonomi dimana harga barang-barang secara umum lebih rendah dari harga biasanya (harga menjadi lebih turun/jatuh) dan nilai mata uang menjadi lebih bertambah. Salah satu penyebab dari deflasi adalah berkurangnya jumlah mata uang yang beredar di masyarakat. Salah satu cara mengurangi deflasi yang tengah terjadi adalah dengan menaikan suku bunga.

Apa dampak deflasi terhadap perekonomian suatu negara dan bagaimana mengatasinya?
Q.

A. Dengan deflasi, mata uang kita mengalami apresiasi atau peningkatan.
Jadi dapat disimpulkan bahwa ada 4 penyebab deflasi:
1. Menurunnya persediaan uang di masyarakat
2. Meningkatnya persediaan barang
3. Menurunnya permintaan akan suatu barang
4. Naiknya permintaan akan uang.




Powered by Yahoo! Answers

Wednesday, December 26, 2012

Bingung milih jurusan kuliah, bntuin. . .?

Q. Saya brdomisi di Palangkaraya, ingin memilih tpt kul d Palangkaraya/Banjarmasin. Tp msih bingung mslah jrusam. Agar dpt bkrja d bank jurusan apa yg saya pilih?
Kira2 brpa gaji minimal pgawai bank
mohon bntuannya, trmakasih,...

A. pilih fakultas ekonomi, tapi biasanya semua jurusan bisa bekerja di bank.........

Saya ingin tau jurusan IPS. Bisa mencari jurusan apa saat kuliah?? Mohon informasinya. Thx.?
Q. Saya ingin tau jurusan IPS bisa mencari jurusan apa saat kuliah??

A. Fakultas Ekonomi, Hukum, FISIP, Sastra/Bahasa, Komunikasi, Sejarah, Keguruan, Syariah, Tarbiyah, Ushuludin, Filsafat, Psikologi (Di Universitas Tertentu)

jurusan HI di universitas brawijaya?
Q. adkah jurusa HI di universitas brawijaya?

A. Tentang Universitas Brawijaya


Fakultas Hukum

Fakultas Ekonomi

Fakultas Ilmu Administrasi

Fakultas Pertanian

Fakultas Kedokteran

Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Fakultas Teknik

Fakultas Perikanan

Fakultas Peternakan

Fakultas Teknologi Pertanian

Fakultas Ilmu Sosial

Program Bahasa




Powered by Yahoo! Answers

apa itu devlasi? please help me...?

Q.

A. deflasi adalah kondisi dimana jumlah uang beredar lebih sedikit dari jumlah barang/jasa yang beredar. hal ini akan mengakibatkan Purchase Power Of Parity uang naik sehingga harga barang/jasa cenderung turun.

pada kurva IS/LM dapat digambarkan bahwa permintaan aggregat lebih rendah dari penawaran aggregat. hal ini sangat berbahaya dan menyebabkan kegiatan ekonomi melemah. kenapa? karena perusahaan2 yang menyediakan barang dan jasa harus mendapatkan modal dengan cost-of-capital yang tinggi sementara keuntungan yang didapat menjadi kecil karena barang dan jasanya dinilai rendah (asumsi ekonomi makro). Kejadian Kompleks yang terjadi adalah terjadinya peristiwa The Great Depression pada tahun 1930.

Deflasi -> Angka Pengangguran naik -> Inflasi -> resesi

Hal ini pernah terjadi di negera:
1. Inggris tahun 1921
2. Amerika tahun 1836
3. Hongkong tahun1997
4. Jepang tahun 1990 s.d. sekarang
5. Irlandia tahun 2009

untuk menghadapi deflasi biasanya ada beberapa cara yaitu:
1. Kebijakan dalam negeri pemerintah
a. Kebijakan Fiskal Ekspansif. meningkatakan pengeluaran pemerintah
b. Kebijakan Moneter, pengurangan kebijakan selective kredit

2. Kebijakan Luar Negeri Pemerintah
Meningkatkan ekspor. namun hal ini bukan menyelesaikan masalah tetapi justru mengalihkan masalah ke negara lain sehingga negara lain tersebut menjadi lebih miskin. kenapa, karena uang hasil ekspor itu akan dikembalikan ke negara pengimpor dalam bentuk hutang dan hutang tersebut digunakan untuk konsumsi lagi.

untuk lebih jelasnya anda bisa baca di
http://en.wikipedia.org/wiki/Deflation_(economics)

Jumlah uang yang beredar meningkatkan inflasi?
Q. saya ada pr ni,pertanyaanya seperti yang diatas:.'mengapa semakin banyak uang yang beredar dimasyarakat malah bisa menimbulkan inflasi,bukanya malah jadi makmur?'tolong ya..jawaban paling bagus saya kasih bintang lima.
Mkasih

A. inflasi dan deflasi disebut nilai riil atau nilai internal(kemampuan uang untuk ditukar dgn barang/jasa).Ingat saja rumusannya;1.Jumlah uang yang beredar banyak,harga barang/jasa tinggi,maka nilai uang turun,terjdlah inflasi.Kebijakan pemerintah bila terjadi inflasi adalah politik diskonto dgn menaikkan tingkat suku bunga,operasi pasar terbuka dengan penjualan surat berharga,cadangan wajib dengan menaikkan cadangan kas.2.Jika jmlh uang yg beredar sedikit, harga barang/jasa murah,nilai uang turun maka terjadi deflasi.Kebijakan pemerintah bila terjd deflasi kebalikan dr inflasi.Makanya pemerintah mempunyai kebijakan moneter yaitu menjaga kestabilan nilai uang

mengapa inflasi lebih baik dari pada deflasi?
Q.

A. inflasi dan deflasi sama-sama merugikan bagi suatu negara yang mengalaminya
ketika inflasi(jumlah uang yang beredar dimasyarakat terlalu banyak dan menyebabkan harga terus naik) terjadi maka daya beli masyarakat akan menurun sehingga menyebabkan kerugian bagi produsen juga, bagi perusahaan kecil tidak sanggup membeli bahan baku dalam proses produksi sehingga menyebabkan proses produksi terhenti dan nilai mata uang negara tersebut akan semakin turun dimata dunia

ketika deflasi(jumlah uang yg beredar di masyarakat terlalu sedikit dan harga terus menerus turun) terjadi, maka produsen-produsen akan mengalami kerugian, sehingga mereka akan mengalami kelesuan dalam proses produksi bahkan ada yg sampai terhenti dalam proses produksinya akibat mengalami kerugian

inflasi lebih baik dari deflasi karena inflasi lebih mudah mengatasinya cukup dengan menaikkan suku bunga untuk penyimpanan uang di bank




Powered by Yahoo! Answers

Perbedaan sistem negara bagian (federal) dg provinsi?

Q. spt Amerika Serikat dg Indonesia, spt Texas dg Aceh.

A. Federal itu berbentuk negara meskipun cuma negara bagian...sehingga mereka punya otonomi penuh atas negaranya sendiri..so, mereka punya UU sendiri, punya pemertintahan sendiri, kepolisian sendiri dll...pemerintah pusat hanya punya wewenang mengatur politik luar negeri, pajak, finance dan keamanan negara...yg lainnya pemerintah pusat tidak bisa mencampuri negara bagiannya...makanya menteri di AS gak banyak...yg kita kenal paling menlunya, menteri pertahanan, menteri ekonomi (finance)...gak ada menteri pendidikan hehe...

sedangkan provinsi hanya perpanjangan dari pemerintah pusat yg diberi otonom...dan sebagian besar urusan sudah diatur dgn UU oleh pemerintah pusat...pemerintah daerah tidak punya wewenang untuk mengatur lain atau bertentangan dgn UU pusat....
so, wewenang provinsi sangat terbatas....

gimana kerja sambil kuliah ya? tapi jurusan yg saya ambil tidak sesuai dgn yg saya kerjakan.?
Q. aku bekerja di salah satu hotel di bagian dapur dgn jabatan koki,tapi saya punya keinginan ingin belajar lagi tapi bidang yang ingin saya ambil adalah ilmu ekonomi.aku bingung membagi waktunya di karenakan aku bekerja dalam sehari itu 8 jam dan dibagi dngan 3 shift dan juga 5 hari kerja 1 hari libur aduh. gimana dong

A. aq jg sama ky u. kuliah sambil bekerja. namun aq kul di IT design grafis dan kerja di persahaan garmen di bag design jg.yang terpenting u punya keinginan pasti ada jalan. yg penting u sungguh2 dengan apa yg u inginkan. tetapkan tujuan pasti! apa yg ingin km raih!
q saranin u nyari univ terbuka, lbih fleksible dan bisa kompromi masalah jadwal kuliah. mengenai bidang yg u ambil, terserah u....
kalo u pengen jadi koki selamanya,,, u ambil jurusan yg bisa dukung karier u jadi koki the best one misalnya...
tapi kalo u pengen jadi menteri ekonomi misalnya...
u kagak ada salahnya ngambil jurusan ekonomi...
masih nyambung tuch...
kalo u kerja tapi g sesuai dengan bidang keahlian u.
u ibarat beli ROTI ke toko BESI.
jngn sampai keadaan memanage hidup u
tapi u lah yang harus memanage keadaan hidup u!!!
siap melakukan perubahan??
ACT NOW!!!
jangan pernah berkata nanti
untuk sebuah kesuksesan!

apakah anda setuju dengan kenaikan bbm? dan apakah kenaikan bbm sesuai demokrasi?
Q. berhubungan dengan keamanan

A. bagi yg ga paham tentang kenaikan BBM
sy sadur dari tulisan KWIK KIAN GIE
di http//www.koraninternet.com

Tindakan pemerintah menaikkan harga BBM yang berlaku mulai tanggal 24 Mei 2008 jam 00 jelas melanggar Konstitusi. Bagaimana penjelasannya?

Kompas tanggal 24 Mei 2008 memberitakan keterangan Menteri ESDM yang mengatakan bahwa âdengan tingkat harga baru itu, pemerintah masih mensubsidi harga premium sebesar Rp. 3.000 per liter karena ada perbedaan harga antara harga baru Rp. 6.000 per liter dan harga di pasar dunia sebesar Rp. 9.000 per liter.

Dari mana angka Rp. 9.000 per liter yang disebut harga dunia itu? Harga BBM Rp. 9.000 per liter dikurangi dengan biaya lifting, refining dan transporting sebesar Rp. 630 per liter, sehingga harga minyak mentahnya Rp. 9.000 â Rp. 630 = Rp. 8.370. Per barrelnya = Rp. 8.370 x 159 = Rp. 1.330.830. Kalau nilai rupiah kita ambil US$ 1 = Rp. 10.000, harga minyak mentah di pasar dunia sama dengan 1.330.830 : 10.000 = UD$ 133,08.

Sangat-sangat jelas isi pikirannya bahwa harga BBM untuk rakyatnya harus diserahkan sepenuhnya pada âmekanisme persaingan usahaâ yang berlangsung di NYMEX, yang oleh MK dinyatakan bertentangan dengan Konstitusi.

Sekarang memang dinaikkan menjadi Rp. 6.000 per liter. Tetapi ini untuk sementara. Dalam pemberitaan yang sama di Kompas tanggal 24 Mei 2008 tersebut Menteri Keuangan menyatakan bahwa pada harga ini masih belum final. Sebenarnya secara implisit dikatakan bahwa akan diupayakan terus sampai harga persis sama dengan harga di pasar dunia, atau sepenuhnya diserahkan pada mekanisme persaingan usaha yang berlangsung di NYMEX.

Sebelumnya, yaitu seperti yang dimuat di Kompas tanggal 17 Mei 2008 Menko Boediono mengatakan âPemerintah tidak ragu memberlakukan harga pasar dunia di dalam negeri karena langkah ini sudah dilakukan di banyak negara dan berhasil menekan subsidi BBMâ. Apakah masih perlu penjelasan bahwa yang dimaksud Menko Boediono adalah harga BBM di Indonesia diserahkan sepenuhnya pada mekanisme persaingan usaha yang berlangsung di NYMEX? Dan apakah masih perlu penjelasan lagi bahwa Pemerintah jelas-jelas bertindak melawan vonis MK yang dengan sendirinya juga melawan Konstitusi?

PERSAINGAN YANG SEHAT DAN WAJAR?

Lebih gila lagi. Persaingan usaha yang dijadikan landasan mutlak bagi penentuan harga BBM di Indonesia sama sekali tidak sehat dan tidak wajar. Bagaimana penjelasannya?
1.Volume minyak yang diperdagangkan di sana hanya 30% dari volume minyak di seluruh dunia. Sisanya yang 70% diperoleh perusahaan-perusahaan minyak raksasa atas dasar kontrak-kontrak langsung dengan negara-negara produsen minyak mentah. Di Indonesia melalui apa yang dinamakan Kontrak Bagi Hasil atau production sharing.
2.Bagian terbesar minyak dunia diproduksi oleh negara-negara yang tergabung dalam sebuah kartel yang bernama OPEC. Kalau mekanisme persaingan dirusuhi oleh kartel, apa masih bisa disebut sehat dan wajar? Toh para menteri ekonomi kita secara membabi buta menerapkan dalil bahwa harga minyak yalah yang ditentukan di NYMEX itu, walaupun ditentang keras oleh MK.
3.Harga yang terbentuk di NYMEX sangat dipengaruhi oleh perdagangan derivatif dan perdagangan oil future trading yang juga berlangsung di NYMEX. Sekarang ini para akhli mempertanyakan apakah betul bahwa permintaan minyak demikian drastis melonjaknya dan terus menerus seperti grafik harga minyak mentah di NYMEX? Banyak yang dengan argumentasi sangat kuat menuding spekulasi oleh hedge funds melalui future trading sebagai penyebabnya. Kok Indonesia terus ikut-ikutan lotre buntut ini secara membabi buta tanpa peduli apakah rakyatnya akan mati kelaparan atau tidak.

DUA KALKULASI HARGA POKOK BBM. MANA YANG BENAR DAN MANA YANG MENYESATKAN?

Berikut ini saya menyajikan dua buah kalkulasi. Tabel I atas dasar cash basis. Artinya harga pokok adalah uang yang dikeluarkan untuk memproduksi BBM. Tabel II kalkulasi atas dasar replacement value, yaitu yang disebut harga pokok minyak mentah adalah harga yang sedang berlaku di pasar dunia, ketika minyak mentah yang terkandung di dalam BBM dijual dengan penjualan BBM. Harga ini identik dengan harga yang beberapa kali per harinya ditentukan oleh NYMEX, dan sama sekali tidak dibayarkan oleh pemerintah Indonesia, karena minyaknya tinggal menyedot saja dari perut buminya sendiri.




Kita lihat bahwa dalam Tabel I yang menganut faham harga pokok sama dengan uang yang dikeluarkan, pemerintah memperoleh laba atau kelebihan uang tunai sebesar Rp. 3.870 setiap liternya.

Dalam Tabel II, harga pokoknya harus sama dengan harga yang berlaku di NYMEX, yang dalam tabel tersebut diambil US$ 120 per barrel, walaupun Pemerintah tidak mengeluarkan uang ini, karena minyak mentahnya tinggal disedot saja dari perut buminya sendiri. Hasilnya rugi sebesar Rp. 3.677. Angka yang fiktif ini oleh pemerintah disajikan kepada rakyatnya seolah-olah identik dengan pengeluaran uang dari APBN. Maka dikatakan APBN-nya akan jebol, padahal uang tunai yang ada di APBN kelebihan Rp. 3.870 per liternya.

Untuk lebih memperjelas, lihat Tabel II. Harga pokok yang Rp. 7.547 itu kan uang yang oleh Pertamina (milik rakyat) dibayarkan kepada pemerintah (milik rakyat). Kalau jumlah yang Rp. 7.547 ini ditambahkan pada yang dinamakan RUGI atau DEFISIT atau SUBSIDI, jadinya adalah surplus Rp. 3.870, persis sama dengan surplus yang ada di Tabel I.

Kiranya jelas bahwa caranya pemerintah menjelaskan kepada rakyatnya menyesatkan. Penyesatannya terletak di Tabel II, ketika dicantumkan bahwa minyak mentah itu seolah-olah dibeli betulan dari pasar internasional dengan harga US$ 120 per barrel, padahal minyak mentahnya tidak dibeli, melainkan disedot dari perut buminya sendiri.

APAKAH MINYAK MENTAH MILIK RAKYAT DIBERIKAN KEPADA RAKYATNYA DENGAN CUMA-CUMA DI TABEL I?

Sama sekali tidak. Rakyat disuruh membeli minyak mentahnya dengan harga Rp. 3.870. Harga ini dihitung dari harga bensin premium yang Rp. 4.500 dikurangi dengan biaya-biaya out of pocket expenses sebesar Rp. 630 per liternya. Seperti kita masih ingat, harga bensin premium di bulan April tahun 2005 Rp. 2.700 per liter yang dinaikkan menjadi Rp. 4.500 per liter untuk dijadikan ekivalen dengan harga minyak mentah sebesar US$ 60 per barrelnya.

Jadi ketika itu, pemerintah sudah tidak terima atau tidak rela membebani rakyat yang pemilik minyak itu dengan harga (Rp. 2.700 â Rp. 630) = Rp. 2.070. Dengan mencuci otak rakyatnya sendiri seolah-olah minyak mentahnya harus dibeli tunai dengan harga US$ 60 per barrel, maka harga dinaikkan menjadi Rp. 4.500. Sekarang karena harga minyak mentah sudah lebih dari US$ 130 per barrel, pemerintah tidak rela dan tidak terima lagi. Ingin menaikkannya dengan 30% dahulu, tetapi sudah buka suara akan menaikkan lagi di bulan September â Oktober sampai sama dengan harga minyak dunia, seperti yang dinyatakan oleh Menko Boediono di Kompas tanggal 17 Mei 2008. Edan!!

SEKEDAR TEORI TENTANG HARGA POKOK DAN RUGI/LABA

Apakah ada teorinya yang mengatakan bahwa harga pokok barang dagangan yang baru dijual harus sama dengan harga beli dari barang dagangan yang bersangkutan pada saat barang dagangannya dijual, yang dinamakan replacement value?

Penjelasannya begini : ada dua orang pedagang paku (A dan B) yang modalnya masing-masing Rp. 100.000. Harga beli paku Rp. 10.000 per kg. Pakunya dijual habis dengan harga Rp. 15.000 per kg. atau hasil penjualan seluruhnya Rp. 150.000. Harga pokoknya berapa, dan karena itu labanya berapa?

A mengatakan harga pokoknya Rp. 100.000 dan labanya Rp. 50.000. Ketika ditanya mengapa begitu? Dia menjawab : âkarena laba yang Rp. 50.000 bisa saya habiskan untuk konsumsi, dan modal uang saya tetap utuh sebesar Rp. 100.000

B mengatakan : âlaba saya hanya Rp. 30.000, karena ketika saya mau membeli lagi mengisi stok paku sebanyak 10 kg. harganya sudah naik menjadi Rp. 12.000, sehingga untuk mempertahankan stok yang 10 kg. itu saya harus mengeluarkan uang Rp. 120.000. Maka yang bisa saya konsumsi habis tanpa mengurangi stok paku saya hanyalah Rp. 30.000, bukan Rp. 50.000.

A ingin mempertahankan modal uangnya sebesar Rp. 100.000. B ingin mempertahankan modal barangnya berupa 10 kg. paku dalam alam inflasi.

Pemerintah menganut faham si B. Apakah benar pemerintah harus berpikir dan berperilaku demikian kepada rakyatnya sendiri? Dan apakah benar kalau diterapkan pada minyak mentah yang tidak dapat diperbaraui (non renewable commodity).

Bagaimana menjelaskannya dan di mana terletak tipuan atau penyesatan pemerintah kepada bangsanya sendiri? Ikuti artikel berikutnya.

kesimpulannya
SBY & JK melakukan kebohongan publik
Ga DEMOKRATIS & MELANGGAR KONSTITUSI




Powered by Yahoo! Answers